Kisah Sebuah Air


Pada jaman dahulu kala, hiduplah air, dia berbentuk cair, bentuknya labil, dan selalu bikin gemes. Salah satu kelemahan yang dia miliki ialah dia tidak dapat bertemu dengan matahari atau hal yang panas lainnya, karena kalau dia kepanasan dia akan mati. Dia sangat berguna bagi orang lain, dia senang membantu orang lain tanpa meminta balasan apapun. Tapi orang lain malah menghina nya dengan mencoba membunuhnya menggunakan cairan kimia, mencaci maki nya dengan dengan membuang sampah dipekarangan rumahnya. Tapi dia tetap sabar dan selalu berkata ” biarkan perbuatan kalian dibalas oleh Tuhan “.

 

Selesai

About these ads

About kakakawink

saya hanyalah abg tua labil yang ingin berbagi kebahagiaan dengan anda...
This entry was posted in Cerita Labil and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Kisah Sebuah Air

  1. femy says:

    aishhh, begitu jie??? br dengar ada air yng bentuknya labil…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s